Senin, 24 Oktober 2011

APAKAH VAKSINASI CAMPAK HARUS PADA USIA 9 BULAN?


Dok, anak saya yang pertama laki-laki umur 4 tahun  terkena sakit campak, panasnya tinggi batuk pilek dan tak mau makan. Anak kedua saya perempuan umur 6 bulan. Saya cemas anak saya yang kedua ikut tertular sakit campak. Pertanyaan saya :
  1. Apakah setiap anak pasti terkena sakit campak ?
  2. Pada umur berapa vaksinasi campak dianjurkan ? Apakah anak saya yang kedua pada usia 6 bulan perlu vaksinasi campak  ? 
  3. Apakah komplikasinya?

Mohon jawaban dan penjelasan. Terima kasih.  Ny. Mila - Bojonegoro

Jawaban :

  1. Ibu Mila, tidak semua anak menderita sakit campak,  terutama bila diberikan pencegahan dengan vaksinasi campak. Memang ada penyakit virus lainnya yang gejalanya mirip penyakit campak, tetapi kalau diperhatikan secara teliti bukan penyakit campak. Penyakit campak itu memberikan gejala yang khas berupa panas yang tinggi , batuk pilek , mata merah dan bengkak , adanya bercak bintik-bintik putih seperti pasir di rongga mulut daerah pipi ( koplik spot ) yang timbul 2-3 hari sebelum bercak kemerahanya muncul. Kemudian timbul bercak kemerahan di kulit yang di mulai dari daerah belakang telinga menjalar ke seluruh tubuh . Pada  hari ke empat panasnya tinggi sekali bercak merahnya keluar seluruh tubuh  baru panasnya turun . Batuk pileknya berangsur angsur berkurang disertai bercak merah dikulitnya menghitam disertai penglupasan kulit pada hari ke sepuluh . Bercak kehitaman di kulit baru menghilang setelah beberapa minggu.
  2. Perlu saya jelaskan imunisasi campak dianjurkan pada anak usia  6-9 bulan. Pada daerah yang endemis penyakit campak seperti Afrika , maka imunisasi campak diberikan pada usia 6 bulan. Karena zat kekebalan campak yang diperoleh dari ibunya sejak dalam kandungan akan menurun atau menghilang pada waktu usia 6 bulan. Peranan ASI sangat besar melindungi bayi dari penyakit campak. Ibu yang memberikan ASI pada bayinya akan memberikan antibodi kekebalan pada bayinya. Bagaimana dengan putra ibu? Apakah mendapatkan ASI?. Penyakit campak sangat menular melalui udara yang mengandung percikan air ludah dari penderita campak. Sembilan puluh persen orang yang sensitif akan menderita penyakit campak. Sejak adanya program imunisasi campak, angka kejadian penyakit campak menurun sekali. Pada anak pertama ibu apakah sudah mendapat vaksinasi campak?. Karena sudah kena campak maka tidak perlu divaksinasi campak, karena seorang anak yang terkena penyakit campak, pada umumnya  akan timbul kekebalan seumur hidup terhadap penyakit campak.  Pada putri ibu yang kedua, karena ada sumber penularan yang potensial menularkan pada adiknya maka bisa diberikan vaksinasi campak untuk mencegah timbulnya penyakit campak dan komplikasi yang kemungkinan terjadi.
Komplikasi penyakit campak banyak sekali. dari yang ringan sampai yang berat. antara lain : radang otak, paru-paru,  telinga, otot jantung, tulang, kulit, kambuhnya penyakit TBC yang sudah sembuh, gizi kurang  kelumpuhan dan lain-lainya. Oleh karena penyakit ini sangat menular dan banyak komplikasinya bahkan dapat berakibat   fatal dianjurkan untuk dicegah melalui imunisasi campak. Imunisasi campak sangat efektif, efisien dan aman untuk mencegah timbulnya penyakit campak. Demikian penjelasan dan jawaban dari saya. Semoga berguna

Tidak ada komentar:

Posting Komentar